Banyak Sentimen Positif, IHSG Diprediksi Menguat

Artha Securitas - detikFinance
Kamis, 13 Agu 2020 08:55 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup di level 5,233.45 (+0.83%), penguatan didorong oleh sektor Misc-Ind (+2.31%) dan Finance (+2.22%). IHSG ditutup menguat meskipun belum ada sentiment yang kuat. Penguatan didorong optimisme dari sentiment vaksin covid-19 terbaru yang akan segera diproduksi masal serta pelemahan harga emas.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 27,976.84 (+1.05%), NASDAQ ditutup 11,012.24 (+2.13%), S&P 500 ditutup 3,380.35 (+1.40%). Bursa saham US ditutup menguat pada perdagangan hari Rabu.

Penguatan saham didukung oleh Presiden Trump mengumumkan untuk membeli 100 juta dosis vaksin eksperimental dari Moderna yang saat ini sudah berada di fase akhir percobaan pada manusia. Investor akan tetap memantau stimulus covid-19 dan juga kasus covid-19 di US.

Investor di US akan bersifat wait and see menanti data jobless claim yang akan dipublikasikan pada kamis ini. Bursa Asia dibuka menguat mengikut peningkatan bursa US dengan optimisme atas stimulus covid-19 di US.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal stochastic mulai menyempit di area overbought mengindikasikan rentang penguatan sudah terbatas dan rentan mengalami koreksi. Penguatan masih didorong oleh optimisme terkait berita positif mengenai vaksin covid-19. Investor akan mencermati beberapa data ekonomi yang akan segera dirilis.

Resistance 2 : 5,272

Resistance 1 : 5,253

Support 1 : 5,196

Support 2 : 5,158



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)