Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat

Artha Sekuritas - detikFinance
Rabu, 26 Agu 2020 08:36 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup di level 5.338.89 (+1,17%). Penguatan didorong oleh sektor keuangan (+2,29%) dan perdagangan (+1,39%).

IHSG ditutup menguat didorong optimisme setelah pemerintah Amerika Serikat (AS) melakukan penanganan COVID-19 dengan cara baru yang lebih efektif. Terbukti jumlah kasus harian semakin berkurang.

Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup bercampur. Dow Jones ditutup 28.248,44 (-0,21%), NASDAQ ditutup 11.466,47 (+0,76%), S&P 500 ditutup 3.443,62. (+0,36%).

Bursa saham AS ditutup bercampur. Penurunan pada Dow Jones Industrial didorong oleh saham Apple yang telah menguat selama lima hari berturut-turut.

Investor mulai optimis melihat kasus penambahan COVID-19 yang secara konsisten terus menurun dan adanya penggunaan plasma darah dari orang yang sudah sembuh untuk merawat pasien COVID-19.

Pada akhir minggu ini terdapat The Fed yang akan mengadakan simposium tahunan, dan investor berekspektasi akan mendapatkan stimulus ekonomi baru.

IHSG diprediksi menguat di kisaran 5.253-5.383. Penguatan diperkirakan masih akan didorong perkembangan dari kasus COVID-19 di AS yang kian membaik, meskipun dari dalam negeri kasus baru secara masih sangat tinggi dan minim sentimen pendorong.



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)