Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Melemah

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 01 Sep 2020 08:50 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup di level 5.238,49 (-2,02%). Pelemahan didorong oleh sektor keuangan (-2,42%) dan aneka industri (-2,20%).

IHSG ditutup melemah diakibatkan aksi jual investor asing yang cukup masif dikarenakan oleh rebalancing MSCI yang akan mengurangi pembobotan Indonesia pada indeksnya. Rebalancing ini akan diimplementasikan 1 September 2020.

Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 28.430,05 (-0,78%), NASDAQ ditutup 11.775,46 (+0,68%), S&P 500 ditutup 3.500,31 (-0,22%).

Bursa saham AS ditutup melemah setelah menguat sepanjang bulan Agustus 2020. Momentum meningkat masih terlihat ada. Meskipun demikian, investor akan cenderung wait and see data ekonomi AS seperti data klaim pengangguran yang mulai menurun, akan tetapi dengan meningkatnya kasus COVID-19 di AS, investor menjadi waswas.

Bursa Asia dibuka bercampur. Investor menanti data ekonomi PMI China yang diprediksi masih ekspansi atau di atas 50. Selain itu investor juga akan terus mengamati pergejolakan politik di Jepang.

IHSG diprediksi melemah dengan pergerakan di level 5.144-5.416. Investor masih mencermati dampak rebalancing MSCI terhadap pasar saham Indonesia. Investor juga akan mencermati hasil rilis data inflasi dan manufacturing.



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)