Artha Sekuritas: IHSG Bakal Dipengaruhi Kasus Corona yang Naik

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 04 Sep 2020 08:51 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup di level 5,280.81 (-0.59%), pelemahan didorong oleh sektor Misc-Ind (-2.03%) dan Infrastructure (+1.34%). IHSG ditutup melemah didorong kekhawatiran didorong kekhawatiran dari semakin tingginya kasus covid-19 di dalam negeri. Investor asing mencatatkan net sell cukup tinggi sebesar Rp 835 miliar.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 28,292.73 (-2.78%), NASDAQ ditutup 11,458.10 (-4.96%), S&P 500 ditutup 3,455.06 (-3.51%). Bursa saham US ditutup melemah drastis setelah saham teknologi menurun tajam meskipun data ekonomi US, claim pengangguran membaik.

Claim pengangguran tercatat 881,000 membaik dibandingkan minggu sebelumnya di level 950,000. Hingga saat ini investor masih terus melihat perkembangan dari covid-19 dan stimulus pekerjaan yang belum juga disetujui. Bursa saham Asia dibuka melemah secara menyeluruh, mengikuti pergerakan Wall Street.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal candlestick membentuk formasi evening star serta volume pelemahan yang cukup tinggi mengindikasikan potensi mengalami koreksi. Pergerakan masih akan dipengaruhi oleh data perekonomian dari global peningkatan kasus baru covid-19 dari dalam negeri yang naik cukup signifikan.

Resistance 2 : 5,373

Resistance 1 : 5,327

Support 1 : 5,238

Support 2 : 5,195



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)