Artha Sekuritas: Fed-BI Tahan Suku Bunga, IHSG Lesu

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 18 Sep 2020 08:46 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup Melemah. IHSG ditutup di level 5,038.40 (-0.40%), pelemahan didorong oleh sektor Basic-Ind (-1.59%) dan Finance (-0.78%).

IHSG ditutup melemah setelah The Fed dan Bank Indonesia menahan suku bunga acuan dan mengindikasikan belum akan ada perbaikan ekonomi dalam waktu dekat.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 27,901.98 (-0.47%), NASDAQ ditutup 10,910.28 (-1.27%), S&P 500 ditutup 3,357.01 (-0.84%).

Bursa saham US ditutup melemah setelah menguat selama 4 hari berturut-turut. Keraguan investor berawal dari kondisi ekonomi yang masih belum akan membaik dalam waktu dekat sesuai yang dikatakan oleh The Fed, dan juga dana stimulus untuk bantuan COVID-19 yang hingga saat ini belum juga disetujui antara anggota senat US.

Bursa Asia dibuka menguat, rebound setelah sesi perdagangan melemah pada hari sebelumnya, namun sentimen masih cukup bearish dari wallstreet dan juga pengumuman WHO bahwa eropa kini berada dalam kondisi sangat berbahaya dalam penanganan virus COVID-19.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal stochastic bergerak membentuk dead cross pertanda melanjutkan trend pelemahan. Pergerakan akan dipengaruhi kekhawatiran akan semakin tingginya kasus COVID-19 dari dalam negeri serta adanya indikasi bahwa perekonomian belum bisa pulih dalam waktu dekat setelah The Fed dan Bank Indonesia menahan suku bunganya.

IHSG diprediksi Melemah
Resistance 2 : 5,136
Resistance 1 : 5,087
Support 1 : 5,001
Support 2 : 4,964



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)