Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 21 Sep 2020 08:52 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

HSG ditutup Menguat. IHSG ditutup di level 5,059.22 (+0.41%), penguatan didorong oleh sektor Trade (+2.03%) dan Infrastructure (+1.80%). IHSG ditutup menguat di tengah banyaknya sentiment negative dan tingginya kasus covid-19 yang mengkhawatirkan. Investor asing mencatatkan net sell mencapai Rp 1 Tn.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 27,657.42 (-0.88%), NASDAQ ditutup 10,793.28 (-1.07%), S&P 500 ditutup 3,319.47 (-1.12%). Bursa saham US ditutup melemah pada perdagangan jumat lalu.

Penurunan didorong oleh kecemasan para investor atas lambatnya keputusan dari pemerintah untuk memberikan stimulus bantuan COVID-19 yang hingga saat ini belum juga disetujui. Kebijakan stimulus ini akan menjadi lebih susah setelah meninggalnya Hakim Agung Ruth Bader Ginsburg. Sedangkan bursa Asia dibuka melemah, investor menanti pengumuman suku bunga dari Bank of China. Bursa Jepang sedang libur.

IHSG diprediksi Menguat

Resistance 2 : 5,100

Resistance 1 : 5,079

Support 1 : 5,030

Support 2 : 5,002

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal stochastic bergerak menyempit mengindikasikan rentang pelemahan sudah terbatas dan ada potensi rebound didorong kenaikan harga komoditas. Namun hal ini diperkirakan bersifat sementara karena masih ada kekhawatiran akan semakin tingginya kasus COVID-19 dari dalam negeri.

(fdl/fdl)