Mirae Asset: IHSG Didorong Sentimen Positif Vaksin dari Inggris

Mirae Asset Sekuritas - detikFinance
Kamis, 15 Okt 2020 08:58 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup menguat +0.8% dipimpin oleh sektor pertambangan seiring dengan lonjakan harga saham nikel ANTM, INCO, didukung oleh pemberitaan rencana Pemerintah membangun holding Indonesia Battery yang akan memproduksi baterai kendaraan listrik.

Diskusi media Inalum tentang baterai EV mulai dipantau oleh investor pada pukul 1 siang hari ini. Investor juga mengawasi neraca perdagangan September (Ekonom kami mengharapkan surplus neraca perdagangan sebesar US$ 2.84 miliar vs. surplus perdagangan konsensus median sebesar US$ 2.08 miliar).

Indonesia mendapatkan komitmen 100 juta dosis vaksin COVID-19 dari AstraZeneca untuk pengiriman pada tahun 2021. Kami memperkirakan IHSG akan diperdagangkan secara konsolidasi hari ini.

Indeks AS ditutup lebih rendah pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan pendapatan perusahaan 3Q20 dan perkembangan stimulus fiskal AS. Sentimen investor melemah setelah Menteri Keuangan Steven Mnuchin meragukan kesepakatan stimulus virus korona kelima yang dibuat sebelum pemilihan presiden AS.

Di komoditas, harga minyak mentah WTI naik 2.0% menjadi US$ 41.02/barel meski masih ada kekhawatiran permintaan. Sementara itu, harga emas COMEX menguat 0.7% menjadi US$ 1,901/ounce di tengah dolar AS yang melemah.

(eds/eds)