Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Melemah

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 22 Okt 2020 08:53 WIB
Di hari pertama puasa Ramadan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bisa lanjutkan penguatan dengan kenaikan tipis 2 poin. Investor asing masih terus melepas saham. Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 2,210 poin (0,04%) ke level 4.947,963. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,563 poin (0,07%) ke level 850,740. Rengga Sancaya/dettikcom.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

IHSG ditutup di level 5,096.45 (-0.07%), pelemahan didorong oleh sektor Finance (-0.69%) dan Property (-0.67%). IHSG ditutup melemah bergerak terbatas setelah melemah cukup dalam pada awal perdagangan. Pergerakan masih dibayangi ketidakpastian stimulus Amerika Serikat.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 28,210.82 (-0.35%), NASDAQ ditutup 11,484.69 (-0.28%), S&P 500 ditutup 3,435.56 (-0.22%). Bursa saham US ditutup melemah setelah adanya informasi bahwa Iran mengambil langkah untuk ikut campur terhadap pemilu US dan juga Rusia mendapatkan informasi penduduk yang akan melakukan voting.

Pengumuman tersebut menekan sentimen para investor terhadap keamanan pemilu US. SEdangkan dari sisi stimulus masih belum terdapat kemajuan. Bursa Asia dibuka melemah seiring dengan IMG menurunkan tingkat pertumbuhan Asia-Pasifik menjadi -2.2% dan menyatakan bahwa ini adalah hasil terburuk sepanjang masa.

Resistance 2 : 5,151

Resistance 1 : 5,123

Support 1 : 5,075

Support 2 : 5,055

IHSG diprediksi melemah. Pergerakan dibayangi oleh ketidakpastian terhadap stimulus Amerika Serikat yang hingga kini belum mencapai kesepakatan. Investor akan menanti beberapa laporan keuangan emiten per 3Q20. Dari dalam negeri jumlah kasus COVID-19 secara harian mencatatkan penurunan namun masih harus diwaspadai.

(fdl/fdl)