Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat Menanti Laporan Keuangan

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 23 Okt 2020 08:53 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 5.091,82 (-0,09%). Pelemahan didorong oleh sektor pertanian (-1,01%) dan pertambangan (-1,01%).

IHSG ditutup melemah bergerak terbatas masih dibayangi ketidakpastian stimulus Amerika Serikat (AS). Sempat melemah cukup dalam namun akhirnya bisa sedikit bangkit setelah merespons laporan keuangan kuartal III-2020 beberapa emiten.

Bursa AS ditutup menguat. Dow Jones ditutup 28.363,66 (+0,54%), NASDAQ ditutup 11.506,01 (+0,19%), S&P 500 ditutup 3.453,49 (+0,52%).

Bursa saham AS ditutup menguat setelah Nancy Pelosi memberikan sinyal bahwa negosiasi stimulus keuangan mendapatkan kemajuan. Namun Pelosi mengatakan bahwa partai demokrat dan republikan akan membutuhkan waktu sebelum dapat menyetujui stimulus tersebut. Investor akan berfokus pada debat antar Presiden Trump dan Joe Biden sebelum pemilu di AS berakhir.

Sedangkan bursa Asia dibuka bercampur dan terbatas di mana investor menanti hasil debat capres AS dan juga memonitor perkembangan dari COVID-19 di mana obat antivirus Gilead Science telah disetujui oleh US FDA. Obat ini akan mempercepat penyembuhan pasien COVID-19.

IHSG diprediksi menguat dengan pergerakan di kisaran 5.052-5.112. Investor masih akan menanti beberapa laporan keuangan emiten kuartal III-2020 terutama emiten berkapitalisasi besar. Perbaikan kinerja emiten diperkirakan akan menopang pergerakan IHSG. Selain itu ada kabar baik bahwa negosiasi stimulus AS mendapatkan kemajuan.

(ara/ara)