Artha Sekuritas: Minim Sentimen, IHSG Diprediksi Merah

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 13 Nov 2020 08:45 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup Melemah. IHSG ditutup di level 5,458,60 (-0.92%), pergerakan didorong oleh sektor Finance (-2.13%) dan Property (-1.57%).

IHSG ditutup melemah mengalami profit taking setelah pergerakan sepekan terakhir menguat signifikan didorong optimisme vaksin covid-19.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 29,080.17 (-1.08%), NASDAQ ditutup 11,709.59 (-0.65%), S&P 500 ditutup 3,537.01 (-1.00%).

Bursa efek US ditutup pada zona merah. Penurunan dihantui oleh kasus COVID-19 yang meningkat tinggi sedangkan jumlah rumah sakit sudah mendekati kapasitas penuh. Rata-rata kasus harian meningkat setidaknya 5% dari minggu lalu. Selain itu sentimen negatif dari The Fed mengatakan bahwa kondisi ekonomi US masih penuh ketidakpastian dan didorong oleh peningkatan dari penularan virus COVID-19.

Hal tersebut mendorong beberapa negara bagian untuk menjadi lebih ketat dalam social distancing. Bursa Asia dibuka melemah mengikut pergerakan dari Wall Street. Kecemasan meningkatnya COVID-19 di US dapat berdampak pada ekonomi secara global dan juga pernyataan bahwa claim vaksin masih terlalu cepat untuk digunakan dalam jangka dekat.

IHSG diprediksi Melemah. Secara teknikal candlestick membentuk lower high dan lower low dengan volume tinggi dan indicator stochastic membentuk deadcross mengindikasikan potensi melanjutkan pelemahan. Pergerakan minim sentimen dari data perekonomian menjelang akhir pekan.

Resistance 2 : 5,520
Resistance 1 : 5,489
Support 1 : 5,438
Support 2 : 5,418

(eds/eds)