Artha Sekuritas: Kabar Baik soal Vaksin Bikin IHSG Menguat

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 16 Nov 2020 08:52 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup Menguat. IHSG ditutup di level 5,451.06 (+0.04%) pergerakan didorong oleh sektor Mining (+0.78%) dan Property (+0.64%). IHSG ditutup menguat terbatas setelah sempat melemah pada awal perdagangan. Pergerakan diakibatkan oleh kekhawatiran naiknya jumlah kasus harian covid-19 di beberapa negara dan dalam negeri.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 29,479.81 (+1.37%), NASDAQ ditutup 11,829.81 (+1.37%), S&P 500 ditutup 3,585.15 (+1.36%). Penguatan masih didukung oleh kepercayaan investor pada vaksin covid-19. Investor akan terus fokus pada perkembangan vaksin Pfizer dan BioNTech yang dinyatakan sudah lebih dair 90% efektif untuk mencegah penularan Covid-19. Namun di sisi lain, investor juga masih was was dengan jumlah kasus penularan Covid-19 yang terus meningkat dan makin cepat. Bursa Asia dibuka menguat setelah China dan 14 negara lainya di Asia Pasifik baru menandatangani kesepakatan besar pada hari minggu lalu yang setuju untuk menurunkan tariff dari beberapa area. Hal tersebut menandakan blok dagang terbesar di dunia dan dapat berdampak positif pada seluruh negara di Asia Pasifik.

IHSG diprediksi Menguat

Resistance 2 : 5,490

Resistance 1 : 5,475

Support 1 : 5,436

Support 2 : 5,412

IHSG diprediksi Menguat Terbatas. IHSG masih dibayangi banyak sentiment positif dari luar negeri terkait Vaksin Covid-19 dan kesepakatan antar beberapa negara di Asia. Namun secara teknikal potensi koreksi masih terbuka sehingga perlu diwaspadai. Dari dalam negeri peningkatan kasus harian covid-19 juga harus diwaspadai.

(zlf/zlf)