Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 17 Nov 2020 08:44 WIB
Karyawan mengamati layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (29/09/2014). IHSG berhasil bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan. Indeks itu ditutup pada level 5.142,01 atau rebound 0,18%,Sektor keuangan menjadi pendorong indeks dengan kenaikan 0,77%.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 5,494.87 (+0.62%) pergerakan didorong oleh sektor Property (+2.35%) dan Infrastructure (+1.92%).

IHSG ditutup menguat terutama didukung oleh pernyataan Bank Indonesia yang optimis pertumbuhan ekonomi di Kuartal-IV 2020 akan tumbuh positif.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 29,950.44 (+1.60%), NASDAQ ditutup 11,924.13 (+0.80%), S&P 500 ditutup 3,626.91 (+1.16%). Bursa saham US ditutup menguat setelah Moderna memberikan informasi bahwa Vaksin COVID-19 yang sedang dikembangkan mencapai 94% efektivitas.Hal tersebut membuat investor optimis bahwa ekonomi dapat pulih secara cepat.

Namun kenaikan harga saham ini masih diwaspadai oleh investor karena hanya semata-mata dari optimisme atas vaksin, dan investor tidak mempedulikan meningkatnya kasus COVID-19 di US yang meningkat secara pesat. Ada 1 juta kasus baru selama 1 minggu terakhir yang mengakibatkan lebih dari 11 juta orang terkena COVID-19 di US.

Bursa saham Asia dibuka menguat seiring dengan harapan vaksin COVID-19.

IHSG diprediksi Menguat. IHSG masih dibayangi banyak sentimen positif dari global terkait Vaksin COVID-19. Secara teknikal pola pergerakan masih bergerak dalam trend bullish yang cukup kuat. Namun, Investor masih perlu mencermati angka kasus COVID-19 di Indonesia yang Kembali naik pesat.

Resistance 2 : 5,548
Resistance 1 : 5,521
Support 1 : 5,464
Support 2 : 5,434

(eds/eds)