Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Melemah

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 19 Nov 2020 08:54 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup di level 5,557.52 (+0.63%) pergerakan didorong oleh sektor Mining (+1.36%) dan Finance (+0.94%). IHSG ditutup menguat meskipun beberapa bursa asia mencatat pelemahan. Melemahnya nilai Dolar AS terhadap rupiah menjadi faktor pendukung penguatan,

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 29,438.42 (-1.16%), NASDAQ ditutup 11,801.60 (-0.82%), S&P 500 ditutup 3,567.79 (-1.16%). Bursa saham US ditutup melemah setelah data pandemi covid-19 memburuk dan mendorong banyak batasan-batasan baru dan menutupi penemuan vaksin covid-19 yang efektif.

Di US terdapat 157,000 kasus baru setiap harinya dimana tingkat penularan mencapai 30% lebih tinggi dari seminggu sebelumnya. Investor masih terus memperhatikan pengembangan vaksin dari Pfizer yang mengatakan bahwa vaksin tersebut sudah mencapai 95% efektivitas dan mengajukan penggunaanya secara darurat. Bursa saham Asia dibuka melemah seiring dengan bentrok antara perkembangan vaksin dan kecemasan pada kondisi ekonomi.

IHSG diprediksi Melemah

Resistance 2 : 5,597

Resistance 1 : 5,577

Support 1 : 5,533

Support 2 : 5,509

IHSG diprediksi Melemah. Secara teknikal saat ini pergerakan masih dalam trend bullish yang cukup kuat namun perlu diwaspadai adanya aksi profit taking dalam jangka pendek. Investor masih perlu mencermati kenaikan kasus covid-19 di berbagai negara serta mengantisipasi penetapan suku bunga Bank of China.

(fdl/fdl)