Artha Sekuritas: Profit Taking, IHSG Berpotensi Merah Lagi

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 26 Nov 2020 08:48 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup Melemah. IHSG ditutup di level 5,679.25 (-0.38%) pergerakan didorong oleh Misc-Ind (-2.83%) dan Infrastructure (-1.56%).

IHSG ditutup melemah Kembali diakibatkan kekhawatiran dimana kasus COVID-19 dari dalam negeri Kembali meningkat. Meskipun bursa Asia mayoritas ditutup menguat didorong optimisme politik global.

Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur.Dow Jones ditutup29,872.47(-0.58%), NASDAQ ditutup12,094.40(+0.48%),S&P 500 ditutup3,629.65 (-0.16%). Bursa saham US ditutup bercampur setelah data pengangguran diumumkan dan mengecewakan investor.

Data pengangguran menunjukkan sebanyak 778,000 orang mengklaim pengangguran, dimana angka ini jauh di atas ekspektasi analis yang hanya 733,000 pengangguran. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan tidak terus menerus terjadi dan menunjukkan bahwa kondisi COVID-19 sekarang yang makin meningkat mulai berdampak pada ekonomi.

Sedangkan Bursa Asia dibuka melemah, namun cenderung menguat seiring dengan komentar dari rapat The Fed yang akan mengumumkan rencana untuk memulihkan perekonomian US dari pandemi COVID-19.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal pergerakan saat ini berada dalam area overbought dan terlihat indicator stochastic bergerak membentuk deadcross mengindikasikan potensi pelemahan jangka pendek. Investor masih akan mencermati angka kasus COVID-19 serta rilis data perekonomian dan pengangguran di Amerika Serikat.

Resistance 2 :5,809
Resistance 1 :5,744
Support 1 :5,640
Support 2 :5,601

(eds/eds)