Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 01 Des 2020 08:56 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok pada penutupan perdagangan sore hari. IHSG meluncur tajam 138,535 poin (3,21%) ke level 4.174,983.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup Melemah.IHSG ditutup di level5,612.42 (-2.96%).pergerakan didorong oleh Infra(-5.00%)dan Misc-Ind(-3.92%).

IHSG ditutup melemah seiring adanya rebalancing MSCI. Selain itu penguatan sepekan terakhir juga sudah memasuki area jenuh beli sehingga terjadi koreksi. Di sisi lain, ada kekhawatiran akan meningkatnya kasus covid.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah.Dow Jones ditutup29,638.63(-0.91%), NASDAQ ditutup12,198.74(-0.06%),S&P 500 ditutup3,621.63 (-0.45%).

Bursa saham US ditutup melemah menjelang akhir bulan November. Investor mengantisipasi penguatan bursa US pada hari ini seiring dengan berita baik dari vaksin COVID-19 dan juga perbaikan ekonomi pada tahun 2021. Investor lebih memperhatikan kemampuan mendistribusi dan aplikasi dari vaksin COVID-19.

Di sisi lain investor masih khawatir terhadap meningkatnya angka penularan COVID-19 yang masih tetap tinggi.

Bursa Asia dibuka menguat seiring dengan data ekonomi Manufacturing PMI pada bulan November 2020 tercatat sebesar 52.1 yang menandakan kegiatan manufaktur di China masih terus mengalami ekspansi.

IHSG diprediksi menguat terbatas. Penguatan didorong oleh data manufaktur yang dinilai cukup baik namun tetap harus mewaspadai adanya koreksi lanjutan dalam jangka pendek. Selain itu, Investor perlu mencermati data inflasi Indonesia serta kenaikan angka kasus COVID-19 terutama dari dalam negeri.

Resistance 2 :5,892
Resistance 1 :5,752
Support 1 :5,517
Support 2 :5,422

(eds/eds)