Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 08 Des 2020 08:50 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup Menguat. IHSG ditutup di level 5,930.76 (+2.06%). pergerakan didorong oleh Basic-Ind (+3.72%) dan Mining (+2.14%). IHSG ditutup menguat didorong optimism setelah vaksin covid tiba di Indonesia kemarin. Selain itu investor juga masih menanti perkembangan terkait stimulus dari Amerika Serikat.

Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 30,069.79 (-0.19%), NASDAQ ditutup 12,519.95 (+0.45%), S&P 500 ditutup 3,691.96 (-1.67%). Pergerakan ini disebabkan oleh mundurnya pengambilan keputusan dalam stimulus bantuan Covid-19 dari minggu lalu yang sejumlah US$908 bn.

Selain itu jumlah penyebaran Covd-19 terus meningkat pesat hingga mencapai 14.8 juta kasus yang mengakibatkan penerapan social distancing lebih ketat di beberapa negara bagian seperti New York yang mengumumkan bisa saja melarang makan di restoran.

Bursa Asia dibuka melemah setelah negosiasi UK dan EU tentang Brexit masih belum menemukan titik tengah untuk beberapa hal seperti industri perikanan, aturan kompetisi dan governance.

IHSG diprediksi Menguat

Resistance 2 : 5,995

Resistance 1 : 5,962

Support 1 : 5,875

Support 2 : 5,821

IHSG diprediksi Menguat Terbatas. Secara teknikal pergerakan masih berada dalam trend bullish. Pergerakan masih didorong optimism setelah tibanya 1.2 juta vaksin covid ke Indonesia. Namun perlu diwaspadai adanya potensi peningkatan kasus covid-19 pasca pemilu serentak di beberapa daerah di Indonesia.

(fdl/fdl)