Artha Sekuritas: IHSG Masih Berpotensi Terkoreksi

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 11 Des 2020 08:58 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup Melemah. IHSG ditutup dilevel5,933.69 (-0.18%).pergerakan didorong oleh Consumer(-2.34%)dan Agriculture(-1.19%).

IHSG ditutup melemah didorong aksi profit taking dan kekhawatiran akibat tingginya kasus COVID-19. Selain itu belum ada kepastian terkait stimulus ekonomi Amerika Serikat.

Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur.Dow Jones ditutup29,999.26(-0.23%), NASDAQ ditutup12,405.81(+0.54%),S&P 500 ditutup3,668.10 (-0.13%).

Bursa saham US ditutup bercampur. Bantuan kepada bisnis yang terdampak COVID-19 hingga saat ini masih tertunda. Meskipun demikian, Nancy Pelosi mengatakan bahwa hingga saat ini status dari kebijakan fiskal tersebut mengalami kemajuan yang cukup baik.

Di samping itu data ekonomi US menunjukkan klaim pengangguran meningkat ke level 853,000, meningkat dari minggu sebelumnya di level 716,000 klaim. Di sisi lain, bursa Asia dibuka melemah. Investor tidak yakin dengan perkembangan kebijakan stimulus yang hingga saat ini belum ada titik tengahnya. Selain itu investor juga masih memperhatikan Brexit yang hingga saat ini masih banyak isu yang belum diselesaikan.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal pergerakan saat ini masih berpotensi mengalami koreksi dalam jangka pendek. Investor masih menanti perkembangan terkait stimulus Amerika Serikat dan distribusi vaksin di Indonesia. Selain itu perlu diwaspadai peningkatan kasus COVID-19 dari dalam negeri beberapa hari terakhir.

Resistance 2 :6,042
Resistance 1 :5,987
Support 1 :5,894
Support 2 :5,856

(eds/eds)