Artha Sekuritas: Tembus 6.000, IHSG Diprediksi Masih Terus Hijau

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 15 Des 2020 08:55 WIB
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/11/2016). IHSG ditutup meroket hingga 1,57%.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

IHSG ditutup Menguat. IHSG ditutup dilevel6,012.52 (+1.25%).pergerakan didorong oleh Trade(+2.50%)dan Agriculture(+2.08%).

Penguatan didorong optimism setelah didistribusikannya vaksin Pfizer ke seluruh dunia. Meskipun begitu masih ada ketidakpastian dari stimulus Amerika Serikat dan semakin meningkatnya kasus baru COVID-19.

Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur.Dow Jones ditutup29,861.55(-0.62%), NASDAQ ditutup12,440.04(+0.50%),S&P 500 ditutup3,647.49 (-0.44%).

Pergerakan saham tertekan oleh komentar Gurbenur New York, Bill De Blasio yang mengatakan bahwa New York mungkin akan mengalami penutupan total dalam waktu dekat ini. Hal ini disebabkan oleh infeksi COVID-19 yang terus meningkat secara pesat dan rumah sakit mulai kembali kewalahan.

Selain itu beberapa analis menyatakan bahwa vaksin COVID-19 baru dapat tersedia secara umum pada 2Q21 dalam kondisi normal. Bursa saham Asia dibuka melemah, didorong oleh ketakutan atas meningkatnya jumlah pasien Covid019 secara global. Meskipun vaksin sudah ditemukan dan mulai didistribusi, namun selama angka penularan masih terus meningkat maka investor akan tetap was-was.

IHSG diprediksi Menguat. Pergerakan diperkirakan akan menguat setelah beberapa hari perdagangan sebelumnya mengalami koreksi. Terlihat indikator stochastic yang membentuk goldencross menandakan potensi penguatan. Investor masih akan mencermati perkembangan terkait stimulus dan pendistribusian vaksin COVID-19.

Resistance 2 :6,048
Resistance 1 :6,030
Support 1 :5,976
Support 2 :5,940

(eds/eds)