Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Melemah

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 22 Des 2020 08:54 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

HSG ditutup Menguat. IHSG ditutup di level 6,165.62 (+1.00%). pergerakan didorong oleh Mining (+3.81%) dan Agriculture (+3.04%). Penguatan didukung oleh sentiment positif kesepakatan terkait stimulus Amerika Serikat serta distribusi vaksin COVID-19 Moderna batch pertama. Meskipun di sisi lain masih ada kekhawatiran dari lonjakan kasus baru.

Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 30,216.45 (+0.12%), NASDAQ ditutup 12,742.52 (-0.10%), S&P 500 ditutup 3,694.92 (-0.39%). Bursa saham US ditutup bercampur dan cenderung melemah. Investor menjadi cemas setelah mendapat berita dari UK dan gubernur New York untuk memperketat aturan bepergian setelah diketahui adanya varian baru dari Covid-19.

Meskipun demikian, vaksin dari Pfizer dan Moderna dikatakan oleh WHO mampu mengatasi varian baru COVID-19 yang sedang berkembang. Bursa Asia dibuka melemah karena investor masih cemas dampak dari strain baru COVID-19 yang mengakibatkan UK dan Eropa memperketat karantina dan batasan bepergian. Investor yakin akan memberikan dampak buruk bagi ekonomi.

IHSG diprediksi Melemah

Resistance 2 : 6,235

Resistance 1 : 6,200

Support 1 : 6,124

Support 2 : 6,083

IHSG diprediksi Melemah. Secara teknikal pergerakan saat ini masih berada dalam bullish channel namun ada potensi untuk mengalami koreksi dalam jangka pendek. Investor masih cukup khawatir akan lonjakan kasus covid-19 terutama dari dalam negeri yang mencapai 7,000 kasus baru per hari.

(fdl/fdl)