Artha Sekuritas: IHSG Diproyeksi Kembali Hijau

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 07 Jan 2021 08:52 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini ditutup di zona merah. IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sepanjang perdagangan hari ini.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup melemah. IHSG ditutup di level 6,065.68 (-1.16%). Pergerakan didorong oleh Infrastructure (-2.09%) dan Finance (-1.31%).

IHSG ditutup melemah setelah pemerintah mengumumkan akan segera melakukan pembatasan baru per 11 Januari 2021 di pulau Jawa dan Bali diakibatkan semakin meningkatnya kasus COVID-19.

Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 30,829.40 (+1.44%), NASDAQ ditutup 12,740.79 (-0.61%), S&P 500 ditutup 3,748.14 (+0.57%).

Bursa saham US ditutup menguat meskipun terjadi kerusuhan di US. Senat telah menghitung hasil voting pemilihan umum presiden US dan secara resmi menyatakan bahwa Joe Biden sebagai pemenang. Selain itu investor sangat optimis dengan adanya senat yang dikontrol oleh demokrat, maka akan banyak paket stimulus yang dapat mendorong ekonomi US lebih baik.

Selain itu data ekonomi menunjukkan sebanyak 787,000 klaim pengangguran, di bawah estimasi ekonom pada level 815,000. Bursa Asia dibuka menguat meskipun Presiden Trump mengesahkan larangan transaksi dengan 8 perusahaan aplikasi China. Aturan tersebut baru berlaku tepat setelah Presiden Trump meninggalkan posisinya.

IHSG diprediksi Menguat. Penguatan akan didorong oleh january effect dan optimisme paket stimulus ekonomi Amerika Serikat. Namun Pergerakan dibayangi kekhawatiran investor merespons akan segera diberlakukan pembatasan baru yang lebih diperketat di Jawa dan Bali yang diperkirakan akan mengurangi aktivitas perekonomian.

Resistance 2 : 6,251

Resistance 1 : 6,158

Support 1 : 5,979

Support 2 : 5,893

(eds/eds)