Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Artha Sekuritas - detikFinance
Rabu, 13 Jan 2021 08:51 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup Menguat. IHSG ditutup di level 6,395.67 (+0.19%). pergerakan didorong oleh Property (+1.59%) dan Finance (+1.01%). IHSG ditutup menguat meskipun masih banyak kekhawatiran dari luar dan dalam negeri terkait tingginya kasus covid-19. Selain itu juga telah dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang diperkirakan akan mengurangi aktivitas perekonomian.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 31,086.69 (+0.25%), NASDAQ ditutup 13,072.43 (+0.28%), S&P 500 ditutup 3,801.19 (+0.04%). Investor masih menanti klarifikasi dari kondisi politik di US. Salah satu sentimen yang memberikan dorongan untuk saham terus menguat adalah harapan atas pake stimulus ekonomi. Saat ini ekspektasi para analis, akan ada paket fiskal mencapai US$500.

Dari sisi politik, saat ini Demokrat sedang mengadakan voting untuk menggunakan amandemen ke 25 dengan tujuan mengeluarkan Donald Trump dari White House. Bursa Asia dibuka menguat terbatas. Pemerintah Jepang memperketat kondisi darurat di beberapa area setelah penularan Covid-19 meningkat pesat.

Resistance 2 : 6,476

Resistance 1 : 6,435

Support 1 : 6,394

Support 2 : 6,353

IHSG diprediksi Menguat terbatas. Secara teknikal pergerakan IHSG masih berada dalam bullish channel namun membentuk doji di area overbought mengindikasikan rentang pergerakan yang terbatas dan adanya potensi mengalami koreksi ataupun profit taking dalam jangka pendek. Pergerakan masih akan dibayangi kekhawatiran akan tingginya kasus covid di berbagai negara termasuk di Indonesia,

(fdl/fdl)