Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 15 Mar 2021 08:48 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup Menguat. IHSG ditutup di level 6,358.21 (+1.49%). Pergerakan didorong oleh Mining (+3.69%) dan Agriculture (+3.26%). IHSG ditutup menguat didukung membaiknya beberapa data ekonomi serta yield obligasi Amerika Serikat. Selain itu didorong optimisme datangnya vaksin AstraZeneca di Indonesia.

Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 32,485.59 (+0.90%), NASDAQ ditutup 13,319.87 (-0.59%), S&P 500 ditutup 3,.943.34 (+0.10%). Bursa saham US ditutup bercampur. Investor masih cemas atas peningkatan yield dari 10 tahun obligasi US - Treasury yang kini telah mencapai level 1.642%. Paket stimulus Covid-19 sebesar US$1.9 tn yang ditunggu oleh investor sedang dalam proses yang dimana terdapat US$20 bn dana vaksinasi covid-19.

Saat ini investor menanti komentar dari The Fed yang akan memberikan keputusan suku bunga pada hari Rabu. Investor cemas apabila The Fed akan meningkatkan suku bunga, yang sebelumnya The Fed menyatakan tidak akan ada perubahan suku bunga hingga tahun 2023.

Bursa Asia dibuka menguat menanti komentar dari The Fed pada hari Rabu dengan ekspektasi The Fed meningkatkan perkiraan GDP tahun 2021.

IHSG diprediksi Menguat

Resistance 2 : 6,406

Resistance 1 : 6,382

Support 1 : 6,316

Support 2 : 6,274

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick membentuk higher high dan higher low serta indicator stochastic melebar setelah membentuk goldencross mengindikasikan trend bullish yang cukup kuat. Investor akan mencermati data trade balance Indonesia pada awal pekan.

(fdl/fdl)