Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 16 Mar 2021 08:50 WIB
Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melejit pada perdagangan Selasa (5/1/2021) gegara Raffi Ahmad dan Ari Lasso mempromosikannya.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah di level 6.324,26 (-0,54%). Pergerakan didorong oleh industri dasar (-1,25%) dan infrastruktur (-1,05%).

IHSG ditutup melemah seiring pelemahan bursa Asia. Data neraca perdagangan mencatatkan surplus US$ 2 miliar namun belum mampu menopang pelemahan IHSG.

Sementara bursa Amerika Serikat (AS) ditutup menguat. Dow Jones ditutup 32,954.46 (+0.53%), NASDAQ ditutup 13,459.71 (+1.05%), S&P 500 ditutup 3,968.94 (+0.65%).

Investor memonitor distribusi vaksin COVID-19 yang berjalan cukup baik dan mendorong pembukaan kembali ekonomi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021. Investor masih menanti komentar dari The Fed yang dijadwalkan pada hari Rabu terkait pandangan The Fed terhadap suku bunga di masa yang akan datang.

Bursa Asia dibuka menguat. Investor namun terlihat cukup hati-hati menanti perkiraan pertumbuhan ekonomi dari hasil rapat The Fed yang akan diumumkan pada hari Rabu. Terlihat secara global, investor akan berada dalam wait and see.

IHSG diprediksi menguat dengan pergerakan di kisaran 6.282-6.408. Investor akan mencermati pergerakan yield obligasi AS serta pelaksanaan dari stimulus jelang penetapan suku bunga beberapa hari ke depan.

(ara/ara)