IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 26 Mar 2021 08:50 WIB
Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melejit pada perdagangan Selasa (5/1/2021) gegara Raffi Ahmad dan Ari Lasso mempromosikannya.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah di level 6.122,87 (-0,54%). Pergerakan didorong oleh sektor keuangan (-1,37%) dan properti (-1,25%).

IHSG ditutup melemah ditekan oleh kekhawatiran akan yield obligasi Amerika Serikat (AS) serta kekhawatiran kasus baru COVID-19 terutama di negara-negara Eropa. Dari dalam negeri masih minim sentimen.

Sementara bursa AS ditutup menguat. Dow Jones ditutup 32,619.48 (+0.62%), NASDAQ ditutup 12,977.68 (+0.12%), S&P 500 ditutup 3,909.52 (+0.52%).

Pergerakan tersebut merupakan rebound dari perdagangan hari rabu. Pemulihan ekonomi masih terus disoroti investor dan perkembangan dari COVID-19 yang mulai meningkat kembali kasusnya secara global.

Sedangkan bursa Asia dibuka menguat. Penguatan didorong oleh komentar Jerome Powell yang mengatakan bahwa pemberhentian stimulus keuangan secara perlahan dan penuh dengan transparansi saat ekonomi di AS sudah pulih secara sepenuhnya.

IHSG diprediksi menguat dengan pergerakan di kisaran 6.000-6.236. Namun perlu diwaspadai tren jangka menengah masih dalam tren bearish yang cukup kuat.

Pergerakan masih dibayangi kekhawatiran sentimen global dan minimnya sentiment dari dalam negeri.

(ara/ara)