Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Melemah

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 12 Apr 2021 08:56 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup Melemah. IHSG ditutup di level 6,070.21 (-0.03%). Pergerakan didorong oleh Mining (-2.38%) dan Basic-ind (-1.25%). IHSG ditutup melemah diakibatkan oleh profit taking setelah menguat beberapa hari terakhir. Dari global masih ada sentiment positif, dari dalam negeri masih ada kekhawatiran akan divestasi saham dari BPJS.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 33,800.60 (+0.89%), NASDAQ ditutup 13,900.60 (+0.51%), S&P 500 ditutup 4,128.80 (+0.77%). Jerome Powel memberikan pidatonya juga pada hari Minggu lalu dan mengatakan bahwa ekonomi US akan segera menyentuh target inflasi yaitu 2%. Namun Powel menghimbau agar investor tidak perlu cemas karena butuh beberapa waktu sebelum para regulator dapat memberikan keputusan untuk meningkatkan suku bunga meskipun angka inflasi 2% telah tercapai. Selain itu regulator sedang merencanakan untuk meningkatkan pajak ke level 28% dan mencari cara untuk menagih pajak dari perusahaan US yang berbasis di luar negeri. Bursa saham Asia dibuka melemah. Investor masuk dalam mode wait and see setelah The Fed memberikan tanggapan bahwa inflasi 2% di US akan segera tercapai.

IHSG diprediksi Melemah

Resistance 2 : 6,127

Resistance 1 : 6,098

Support 1 : 6,055

Support 2 : 6,041

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal IHSG berpotensi untuk mengalami koreksi setelah menguat tiga hari berturut-turut. Perlu diwaspadai pergerakan dalam jangka menengah masih dalam trend bearish. Sentimen dari global masih cukup positif namun dari dalam negeri masih dibayangi kekhawatiran terkait aksi jual saham dari BPJS.

(fdl/fdl)