IHSG Diprediksi Melemah Menanti Keputusan The Fed

Artha Sekuritas - detikFinance
Rabu, 28 Apr 2021 08:55 WIB
Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melejit pada perdagangan Selasa (5/1/2021) gegara Raffi Ahmad dan Ari Lasso mempromosikannya.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah di level 5.959,62 (-0,09%). Pergerakan didorong oleh aneka industri (-1,46%) dan perdagangan (-1,36%).

IHSG ditutup melemah didorong rilis data beberapa emiten di bawah ekspektasi. Pergerakan minim sentiment dari data ekonomi. Investor masih menanti penetapan suku bunga The Fed.

Sementara itu bursa Amerika Serikat (AS) ditutup bercampur. Dow Jones ditutup 33.984,93 (+0,01%), NASDAQ ditutup 14.090,22 (-0,34%), S&P 500 ditutup 4.186,72 (-0.06%).

Volatilitas saat ini cukup tinggi seiring dengan pelaporan keuangan kuartal I dari dari perusahaan yang sudah melantai di bursa AS. Data ekonomi AS menunjukkan bahwa kepercayaan diri konsumen meningkat ke level 121,7 tertinggi sejak Februari 2020 atau sebelum terjadi lockdown dari pandemi.

Survei juga menunjukkan bahwa The Fed akan masih terus mempertahankan suku bunganya di tahun 2021 dan meneruskan program pembelian aset di level yang sama.

Bursa Asia dibuka melemah, meskipun data ekonomi yang dilaporkan menunjukkan perbaikan ekonomi. Jepang melaporkan penjualan retail meningkat 5,2% YoY pada bulan Maret di atas prediksi analis di level 4,7% YoY.

IHSG diprediksi melemah dengan pergerakan di kisaran 5.917-6.023. Pergerakan masih akan terbatas dikarenakan Investor masih wait and see menanti kebijakan The Fed.

(ara/ara)