IHSG Akhir Pekan Diproyeksi Hijau, Intip Saham Rekomendasinya

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 30 Apr 2021 08:53 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,07% atau 3,04 poin ke level 4.497,91 pada perdagangan Rabu (18/11/2015). Sementara HP Analytics mengemukakan indeks MSCI Asia Pacific dibuka menguat pagi tadi, didorong oleh penguatan pada saham di bursa Jepang. Mata uang yen melemah terhadap dolar menjelang pertemuan bank sentral Jepang (BOJ). Para investor juga menanti hasil minutes dari the Fed yang akan dirilis hari ini. IHSG hari  diperkirakan bergerak di kisaran 4.4534.545, Rabu (18/11/2015). Rachman Haryanto/detikcom.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 6012.96 (+0.64%). Pergerakan didorong oleh Mining(+2.01%) dan Misc-Ind (+1.18%).

IHSG ditutup menguat meskipun pergerakan sepanjang hari cukup terbatas. Penguatan didorong optimisme setelah The Fed menahan suku bunga tetap di level 0.25%.

Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 34,060.36 (+0.71%), NASDAQ ditutup 14,082.55 (+0.22%), S&P 500 ditutup 4,211.47 (+0.67%).

Bursa saham US ditutup menguat. Penguatan didorong oleh munculnya laporan keuangan 1Q21. Banyak perusahaan menunjukkan pendapatan yang lebih baik daripada tahun lalu, menandakan pemulihan ekonomi US masih terus terjadi. Investor juga akan memperhatikan data ekonomi yang akan datang yaitu pendapatan pribadi dan pengeluaran yang akan diumumkan pada Jumat malam ini.

Selain itu dengan keputusan The Fed untuk terus mempertahankan suku bunga rendah dan melakukan pembelian aset, maka investor masih terus berinvestasi di saham. Bursa Asia dibuka melemah. Investor Asia justru masih cemas atas penularan Covid-19 di India.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal indikator stochastic bergerak melebar setelah membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan. Dari dalam negeri masih didorong rilis laporan keuangan dan pembagian dividen oleh beberapa emiten. Selain itu investor akan mencermati data manufaktur dari China.

Resistance 2 :6,038
Resistance 1 :6,025
Support 1 :5,993
Support 2 :5,974

Saham TOWR, GJTL, WIKA, dan INCO direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya. Indikator teknikal netral dan sentimen netral. Sedangkan saham ADRO masih direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya atau boleh menambah posisi kepemilikan saham, namun boleh beli jika belum.

(eds/eds)