IHSG Diproyeksi Hijau Tutup Akhir Pekan, Ini Rekomendasi Sahamnya

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 11 Jun 2021 08:44 WIB
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/11/2016). IHSG ditutup meroket hingga 1,57%.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 6.107.53 (+0.99%). Pergerakan ditutup menguat meskipun bursa saham secara global cenderung melemah menanti rilis data inflasi Amerika Serikat. Pergerakan dari dalam negeri masih didukung musim pembagian dividen.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat.Dow Jones ditutup34,466.24(+0.06%), NASDAQ ditutup14,020.33(+0.78%),S&P 500 ditutup4,239.18 (+0.47%).

Bursa saham US ditutup menguat meskipun data inflasi dilaporkan tidak sesuai harapan. Data CPI tercatat pada level 5% YoY, di atas target konsensus di level 4.7% YoY. Bagi beberapa investor, hal tersebut dinilai wajar sesuai dengan arahan The Fed dimana inflasi yang tinggi disebabkan oleh inflasi yang cukup rendah pada tahun 2020 yang didorong oleh pandemi dan bersifat sementara. Di samping itu data klaim pengangguran tercatat di level 376,000 yang merupakan angka terendah sepanjang pandemi Covid-19.

Bursa Asia dibuka menguat mengikuti pergerakan Wall Street. Investor akan tetap mengawasi keputusan The Fed untuk menghadapi peningkatan inflasi.

IHSG diprediksi menguat. IHSG diperkirakan kembali menguat setelah rebound di support moving average 50. Pergerakan masih akan didukung sentimen pembagian dividen oleh emiten. Investor akan mencermati hasil rilis data inflasi dari Amerika Serikat yang menjadi kekhawatiran beberapa pekan terakhir.

Saham MEDC direkomendasikan untuk jual hari ini. Kemudian ADHI dan MPPA direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya.Terakhir, WOOD dan ISSP direkomendasikan untuk beli.

Resistance 2 :6,141
Resistance 1 :6,124
Support 1 :6,077
Support 2 :6,047

Simak juga Video: Sri Mulyani: Rupiah Cenderung Stabil-IHSG Tembus 6.000

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)