Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 22 Jul 2021 08:53 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup Menguat. IHSG ditutup di level 6,029.97 (+0.20%). Pergerakan ditutup menguat didorong optimisme kenaikan bursa saham di Amerika Serikat dan di Asia. Kasus covid-19 dari dalam negeri tercatat turun namun angka kematian naik cukup signifikan sehingga masih cukup mengkhawatirkan.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 34,798.00 (+0.83%), NASDAQ ditutup 14,632.00 (+0.92%), S&P 500 ditutup 4,358.69 (+0.82%). Wall Street menguat dua hari berturut-turut dipicu optimisme pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang memicu minat pada aset berisiko.

Saham-saham dengan kapitalisasi pasar kecil yang sensitif secara ekonomi, semikonduktor, dan keuangan mengungguli pasar yang lebih luas. Musim rilis kinerja kuartal kedua emiten turut menopang pasar saham. Sebanyak 73 perusahaan di S&P 500 telah membukukan kinerja. Dari jumlah tersebut, 88% telah mengalahkan ekspektasi konsensus. Imbal hasil US Treasury acuan berbalik dari posisi terendah lima bulan setelah lelang obligasi 20 tahun tipis. Kenaikan yield surat utang negara AS ini menguntungkan bank yang sensitif terhadap suku bunga.

IHSG diprediksi Menguat

Resistance 2 : 6,067

Resistance 1 : 6,048

Support 1 : 6,015

Support 2 : 6,001

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal doji dengan indicator stochastic yang menyempit mengindikasikan potensi penguatan. Penguatan akan bersifat terbatas masih dibayangi akan kasus covid-19 dari dalam negeri yang tercatat turun namun angka kematian semakin tinggi sehingga masih cukup mengkhawatirkan.

(zlf/zlf)