Artha Sekuritas: IHSG Diramal Menguat Meski PPKM Diperpanjang

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 26 Jul 2021 08:53 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup Melemah. IHSG ditutup di level 6,101.69 (-0.58%). Pergerakan ditutup melemah setelah data pengangguran Amerika Serikat meningkat. Dari dalam negeri jumlah kasus covid-19 kembali naik menjadi 49,071 kasus dan tercatat rekor baru angka kematian mencapai 1,566.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 35,061.55 (+0.68%), NASDAQ ditutup 14,837.00 (+1.04%), S&P 500 ditutup 4,411.80 (+1.01%). Indeks utama Wall Street menguat untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Jumat. Kenaikan ini memperpanjang reli yang mendorong ketiga indeks saham utama AS ke rekor penutupan tertinggi karena kenaikan pendapatan perusahaan dan munculnya tanda-tanda kebangkitan ekonomi mendorong investor masuk bursa.

Pelaku pasar sekarang melihat proyeksi minggu depan dengan pertemuan kebijakan moneter dua hari Federal Reserve dan serangkaian pendapatan profil tinggi. Musim laporan keuangan kuartal kedua juga sedang berjalan lancar, dengan 120 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan kinerja mereka dan 88% mencatatkan kinerja di atas konsensus.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal indicator stochastic membentuk deadcross mengindikasikan IHSG berpotensi melemah dalam jangka pendek. Pergerakan akan dibayangi kasus covid-19 dan jumlah kematian yang Kembali naik sehingga ada potensi PPKM akan Kembali diperpanjang. Pergerakan pada awal pekan akan minim sentiment data ekonomi.

(zlf/zlf)