IHSG Diproyeksi Tutup Akhir Pekan Negatif, Ini Saham Pilihannya

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 03 Sep 2021 08:21 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 26 poin mengekor penguatan bursa global semalam. Aksi beli asing kembali muncul setelah kemarin menjual saham. Membuka perdagangan, Rabu (22/10/2014), IHSG menanjak 32,408 poin (0,64%) ke level 5.061,752.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

IHSG ditutup melemah. IHSG ditutup di level 6,078.29 (-0.21%).

Pergerakan ditutup melemah diakibatkan oleh aksi profit taking. Pergerakan juga masih dipengaruhi kekhawatiran akan tapering. Dari dalam negeri terlihat aktivitas masyarakat mulai ramai meskipun masih PPKM juga menimbulkan kekhawatiran.

Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 35,443.82 (+0.37%), NASDAQ ditutup 15,331.20 (+0.14%), S&P 500 ditutup 4,536.95 (+0.28%).

Penguatan ini didukung oleh data ekonomi yang cukup kuat dimana klaim pengangguran mencapai rekor terendahnya di masa pandemic yaitu 340,000 dan angka ini lebih baik dari estimasi para analis di level 345,000.

Saat ini investor fokus pada data ekonomi non-farm payroll yang diekspektasi menambah 720,000 pekerjaan baru, menurun dari 943,000 pada bulan Juli 2021 dan tingkat pengangguran di level 5.2% dari 5.4% pada bulan Juli 2021. Angka payroll ini akan memberikan dampak signifikan terhadap para investor sejalan dengan pernyataan The Fed untuk mulai tapering apabila data pekerjaan cukup kuat.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal candlestick membentuk lower high dan lower low mengindikasikan potensi akan kembali melemah. Investor masih akan mencermati perkembangan terkait kebijakan Tapering di Amerika Serikat serta kasus COVID-19. Investor akan mengantisipasi rilis data ketenagakerjaan dan data pekerjaan yang akan dirilis jelang akhir pekan.

  • Resistance 2 : 6,136
  • Resistance 1 : 6,107
  • Support 1 : 6,051
  • Support 2 : 6,024

Berikut rekomendasi saham hari ini:

MPPA, ISSP, dan KLBF direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya. Indikator teknikal netral dan sentimen netral.

ADRO direkomendasikan untuk beli namun bersifat spekulatif. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/negatif, atau Indikator teknikal netral/negatif dengan sentimen positif.

(eds/eds)