Laju IHSG Dibayangi Perpanjangan PPKM, Cek Saham PIlihan Hari Ini

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 07 Sep 2021 08:38 WIB
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/11/2016). IHSG ditutup meroket hingga 1,57%.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 6,126.94 (+0.00%). Pergerakan ditutup menguat terbatas cenderung stagnan setelah melemah sepanjang hari perdagangan. Pergerakan cukup minim sentimen baik dari dalam maupun luar negeri. Investor akan menanti kebijakan terkait perpanjangan PPKM.

Bursa Amerika Serikat ditutup Libur. Dow Jones ditutup 35,443.82 (+0.00%), NASDAQ ditutup 15,331.20 (+0.00%), S&P 500 ditutup 4,536.95 (+0.00%).

Bursa saham Amerika Serikat ditutup libur untuk merayakan hari buruh. Index Dow Futures bergerak menguat tipis pada perdagangan hari senin masih dipengaruhi beberapa data ekonomi yang baru dirilis terkait payrolls dan data ketenagakerjaan, meskipun di sisi lain masih ada kenaikan kasus baru COVID-19.

Selain itu data Job Report pada bulan Agustus diperkirakan akan terlambat dikarenakan akan menyesuaikan timeline The Fed yang akan mempersiapkan Tapering di akhir tahun ini.

IHSG diprediksi melemah. Secara indicator stochastic saat ini bergerak mendekati area overbought sehingga rentang penguatan sudah terbatas dan ada potensi untuk terkoreksi dalam jangka pendek. Pergerakan dibayangi oleh turunnya harga komoditas serta perpanjangan kembali PPKM, namun dengan sedikit pelonggaran. Investor akan mencermati beberapa data perekonomian.

  • Resistance 2 : 6,175
  • Resistance 1 : 6,150
  • Support 1 : 6,100
  • Support 2 : 6,075

Berikut rekomendasi saham hari ini:

MPPA direkomendasikan untuk jual. Indikator teknikal menunjukkan signal jual dengan sentimen netral/negatif.

ISSP dan KLBF direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya. Indikator teknikal netral dan sentimen netral.

ADRO direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya atau boleh menambah posisi kepemilikan saham, namun boleh beli jika belum. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.

WIKA dan PPRE direkomendasikan untuk beli namun bersifat spekulatif. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/negatif, atau Indikator teknikal netral/negatif dengan sentimen positif.

(eds/eds)