IHSG Awal Pekan Diproyeksi Hijau, Intip Saham Rekomendasinya

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 01 Nov 2021 08:56 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 6,591.34 (+1.03%). IHSG ditutup menguat seiring penguatan bursa Amerika Serikat. Penguatan ini didorong oleh rilis laporan keuangan 3Q21 yang mencatatkan perbaikan kinerja yang juga membuktikan pemulihan ekonomi.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 35,819.56 (+0.25%), NASDAQ ditutup 15,498.40 (+0.33%), S&P 500 ditutup 4,605.38 (+0.19%).

Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat didukung kenaikan saham Microsoft yang membantu mengimbangi penurunan saham Amazone dan Apple setelah pendapatan kuartalan tercatat turun.

Pelaku pasar sudah sangat dekat dengan kemampuan perusahaan untuk bermanuver melalui kekurangan tenaga kerja, meningkatnya tekanan harga dan penyumbatan dalam rantai pasokan, dan musim pendapatan yang solid telah membantu investor mengabaikan gambaran makroekonomi campuran dengan Federal Reserve yang siap untuk mulai memangkas pembelian obligasi besar-besaran segera. Pengumuman kebijakan bank sentral berikutnya adalah pada 3 November 2021.

IHSG diprediksi menguat terbatas. Secara teknikal indicator stochastic mulai menyempit setelah sebelumnya membentuk deadcross, mengindikasikan adanya potensi penguatan namun terbatas. Pergerakan masih akan didorong oleh rilis kinerja emiten per 3Q21 serta rilis data manufaktur dan inflasi.

  • Resistance 2 : 6,624
  • Resistance 1 : 6,607
  • Support 1 : 6,562
  • Support 2 : 6,534

Berikut saham rekomendasi hari ini:

BFIN dan SMGR direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya atau boleh menambah posisi kepemilikan saham, namun boleh beli jika belum. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.

MPPA direkomendasikan untuk beli. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.

BUDI direkomendasikan untuk beli namun bersifat spekulatif. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/negatif, atau Indikator teknikal netral/negatif dengan sentimen positif.

Simak Video: Sri Mulyani: Rupiah Cenderung Stabil-IHSG Tembus 6.000

[Gambas:Video 20detik]




(eds/eds)