IHSG Diprediksi Nanjak Lagi, Cek Saham Rekomendasi Hari Ini

Artha Sekuritas - detikFinance
Rabu, 17 Nov 2021 08:47 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 16 poin menutup perdagangan terakhir sebelum libur panjang Lebaran. Transaksi dilantai bursa sudah mulai sepi karena investor sudah merasakan euforia libur panjang, Jumat (2/8/2013).
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 6,651.20 (+0.53%). IHSG ditutup menguat merespon pelemahan dua hari berturut-turut. Investor lebih berani melakukan bargain hunting karena dalam jangka pendek pelemahan memasuki fase oversold.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 36,142.22 (+0.15%), NASDAQ ditutup 15,973.90 (+0.76%), S&P 500 ditutup 4,700.90 (+0.39%).

Wall Street ditutup menghijau pada akhir perdagangan Selasa ditopang pendapatan Home Depot dan data penjualan ritel yang mengisyaratkan kesehatan konsumen yang solid. Ini meredakan kekhawatiran tentang Federal Reserve yang mungkin harus lebih agresif dalam menghadapi kenaikan inflasi.

Data menunjukkan penjualan ritel melonjak 1.7% pada Oktober menunjukkan orang Amerika telah memulai belanja liburan lebih awal dalam upaya untuk menghindari kekurangan barang di tengah rantai pasokan yang meregang. Investor juga telah mengamati kemungkinan bahwa Presiden Joe Biden dapat memilih kepala baru Federal Reserve karena jabatan Jerome Powell akan berakhir pada Februari 2022.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick membentuk lower high dan lower low mengindikasikan masih dalam trend pelemahan jangka pendek. Investor akan terus mencermati inflasi Amerika Serikat serta rencana tapering. Investor juga akan cenderung lebih konservatif jelang penetapan suku bunga oleh Bank Indonesia. Pergerakan masih ditopang rilis kinerja emiten 3Q21.

  • Resistance 2 : 6,694
  • Resistance 1 : 6,672
  • Support 1 : 6,610
  • Support 2 : 6,570

Berikut rekomendasi saham hari ini:

BSDE direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya atau boleh menambah posisi kepemilikan saham, namun boleh beli jika belum. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.

ASRI direkomendasikan untuk beli namun bersifat spekulatif. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/negatif, atau Indikator teknikal netral/negatif dengan sentimen positif.

WIKA direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya. Indikator teknikal netral dan sentimen netral.

HMSP direkomendasikan untuk beli. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.

(eds/eds)