IHSG Akhir Pekan Diproyeksi Negatif, Ini Saham Rekomendasinya

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 26 Nov 2021 08:41 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 6,699.34 (+0.24%). IHSG ditutup menguat terbatas setelah menguji resistance all-time high. Pergerakan didorong optimisme jelang window dressing akhir tahun, namun di sisi lain, kekhawatiran dari data ekonomi Amerika Serikat masih membayangi.

Bursa Amerika Serikat ditutup libur. Dow Jones ditutup 35,804.38 (+0.00%), NASDAQ ditutup 15,845.12 (+0.00%), S&P 500 ditutup 4,701.46 (+0.00%). Bursa Saham Wallstreet libur menyambut perayaan Thanksgiving Day di Amerika Serikat dan akan Kembali dibuka setengah hari pada hari jumat.

Fokus investor masih mengarah ke data Inflasi Amerika Serikat yang menunjukkan lebih buruk dibanding perkiraan, sehingga ada potensi The Fed akan menggeber Tapering saat nanti dilakukan. Di perdagangan kemarin Bursa Saham Wall Street ditutup bercampur cenderung menguat setelah rilis data pengangguran yang kian membaik.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal IHSG masih berada dalam trend konsolidasi jangka pendek dengan kecenderungan melemah, Didukung stochastic yang melebar setelah membentuk deadcross di sekitar area overbought setelah gagal menembus resistance all-time high. Pergerakan di akhir pekan akan minim sentimen terutama dari data ekonomi.

  • Resistance 2 : 6,771
  • Resistance 1 : 6,735
  • Support 1 : 6,678
  • Support 2 : 6,657

Berikut saham rekomendasi hari ini:

ASRI, BRPT, dan WIKA direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya. Indikator teknikal netral dan sentimen netral.

HMSP direkomendasikan untuk beli. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.

(eds/eds)