Bayang-bayang Omicron Belum Sirna, IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 07 Des 2021 08:50 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup dilevel6.547,11 (+0,13%). IHSG ditutup menguat dan rebound namun penguatan cukup terbatas.

Pergerakan masih dipengaruhi oleh kekhawatiran dan ketidakpastian akibat penyebaran varian Omicron.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat (AS) ditutup menguat. Dow Jones ditutup 35.227,03 (+1,87%), NASDAQ ditutup 15.225,20 (+0,93%), S&P 500 ditutup 4.591,67 (+1,17%).

Bursa saham Wall Street ditutup menguat menghapus kerugiannya dari pekan sebelumnya karena investor menepis kekhawatiran akan ancaman yang muncul dari varian Covid-19 Omicron.

Varian Omicron telah menyebabkan alarm dan beberapa pembatasan baru di seluruh dunia. Goldman Sachs pada hari Sabtu memangkas prospek pertumbuhan ekonomi AS menjadi 3.8% untuk 2022, mengutip risiko dan ketidakpastian seputar munculnya Omicron.

Selain itu ada potensi pukulan terhadap pendapatan perusahaan, terutama di antara pengecer, restoran, dan perusahaan perjalanan.

IHSG diprediksi melemah di kisaran 6.492-6.612. Pergerakan masih dibayangi kekhawatiran akan penyebaran Omicron serta dampak kebijakan The Fed yang akan agresif menaikkan suku bunga. Investor akan mencermati beberapa rilis data ekonomi.

(ara/ara)