IHSG Diprediksi Hijau Tutup Akhir Pekan, Cek Rekomendasi Sahamnya

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 10 Des 2021 08:55 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 6,643.93 (+0.60%). IHSG ditutup menguat mengikuti penguatan bursa saham Amerika Serikat dimana kekhawatiran akan kasus covid omicron sudah mereda setelah beberapa vaksin dikabarkan ampuh setelah diuji coba.

Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 35,754.69 (-0.00%), NASDAQ ditutup 15,417.40 (-1.71%), S&P 500 ditutup 4,667.45 (-0.72%).

Wall Street melemah pada Kamis akibat profit taking. Investor mengalihkan fokus mereka ke data inflasi yang akan datang dan pertemuan Federal Reserve minggu depan.

Data inflasi indeks harga konsumen (CPI) AS akan dirilis Jumat pagi. Angka yang lebih tinggi dari perkiraan akan memperkuat kasus untuk keputusan pengetatan kebijakan pada pertemuan bank sentral AS. Jika inflasi lebih panas daripada harapan, ada potensi tapering yang lebih cepat. Sementara Gubernur The Fed Jerome Powell pekan lalu mengisyaratkan bahwa pertemuan bank sentral akan mencakup diskusi tentang pengurangan pembelian obligasi (tapering) yang lebih cepat.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick membentuk higher high dan higher low disertai indicator stochastic yang bergerak melebar setelah membentuk golden cross mengindikasikan potensi penguatan. Investor masih akan terus mencermati kebijakan The Fed menjaga inflasi dan suku bunga. Selain itu investor juga akan mencermati beberapa rilis data ekonomi.

  • Resistance 2 : 6,670
  • Resistance 1 : 6,656
  • Support 1 : 6,615
  • Support 2 : 6,588

Berikut saham rekomendasi hari ini:

MIKA, DMAS, SMGR direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya. Indikator teknikal netral dan sentimen netral.

CTRA dan SCMA direkomendasikan untuk beli. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.

(eds/eds)