ADVERTISEMENT

IHSG Diprediksi Bangkit Lagi, Intip Rekomendasi Saham yang Dibeli

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 07 Feb 2022 08:48 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 6,731.89 (+0.71%). IHSG ditutup menguat didorong aksi bargain hunting setelah perdagangan sebelumnya terkoreksi. Di sisi lain, pergerakan dari dalam negeri masih dibayangi kekhawatiran akan tingginya kasus covid-19.

Bursa Amerika Serikat ditutup bercampur. Dow Jones ditutup 35,089.74 (-0.06%), NASDAQ ditutup 14,098.00 (+1.58%), S&P 500 ditutup 4,500.54 (+0.52%).

Wall Street ditutup bercampur cenderung menguat di hari Jumat. Amazon.com Inc menjadi penyokong Nasdaq setelah melaporkan pendapatan yang naik 13.5%YoY di 4Q21. Di antara sektor utama S&P 500 yang menguat, saham energi mencapai level tertinggi sejak 2018 karena harga minyak mentah menyentuh puncak tujuh tahun.

Laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja yang diawasi ketat menunjukkan nonfarm payrolls meningkat 467,000 pekerjaan bulan lalu. Realisasi ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan perkiraan penambahan 150,000 pekerjaan oleh ekonom yang disurvei oleh Reuters.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick membentuk higher high dan higher low dalam trend penguatan jangka pendek diperkirakan penguatan akan berlanjut. Di awal pekan, investor akan mencermati rilis data GDP dan cadev serta perkembangan dari kasus COVID-19 yang belakangan naik signifikan.

  • Resistance 2 : 6,761
  • Resistance 1 : 6,746
  • Support 1 : 6,700
  • Support 2 : 6,669

Berikut saham rekomendasi hari ini:

MNCN direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya. Indikator teknikal netral dan sentimen netral.

PTPP dan BSDE direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya atau boleh menambah posisi kepemilikan saham, namun boleh beli jika belum. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.

BBCA direkomendasikan untuk beli. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT