Market Research

Awal Pekan, IHSG Diprediksi Melemah

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 28 Mar 2022 08:39 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Akhir pekan lalu IHSG ditutup Melemah. IHSG ditutup di level 7,002.53 (-0.66%). IHSG ditutup melemah diakibatkan oleh profit taking jelang akhir pekan. Secara sentiment dari global didukung oleh pimpinan Barat yang sepakat meningkatkan bantuan untuk Ukraina. Dari dalam negeri diwarnai pembagian dividen.

Mengutip riset Artha Sekuritas, Senin (28/3/2022), Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 34,861.24 (+0.44%), NASDAQ ditutup 14,169.30 (-0.16%), S&P 500 ditutup 4,543.04 (+0.51%). Bursa Saham Wall Street ditutup bercampur dengan Sektor keuangan memberi dorongan terbesar. Sementara itu, sektor teknologi dan konsumen ditutup lebih rendah. Sektor utilitas juga naik tajam, mencapai rekor tertinggi karena investor menyukai saham defensif dengan adanya perang Rusia-Ukraina yang masih berkecamuk setelah lebih dari sebulan. investor masih menilai seberapa agresif Federal Reserve akan memperketat kebijakan setelah Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral perlu bergerak cepat untuk memerangi inflasi yang tinggi dan meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga 50 basis poin di bulan Mei.

IHSG diprediksi Melemah

Resistance 2 : 7,088

Resistance 1 : 7,045

Support 1 : 6,968

Support 2 : 6,934

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal candlestick membentuk formasi dark cloud cover mengindikasikan potensi pelemahan. Namun pelemahan diperkirakan bersifat sementara karena pasar didorong optimisme dari pembagian dividen yang cukup besar oleh beberapa emiten. Dari global investor masih akan mencermati perkembangan konflik Rusia dan Ukraina.



Simak Video "Blak-blakan M. Chairul Basyar: Kripto Itu Menjanjikan dan Masih Digandrungi"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)