ADVERTISEMENT

Hati-hati Profit Taking!

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 07 Apr 2022 08:51 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Kemarin IHSG ditutup melemah. IHSG ditutup di level 7,104.21 (-0.61%). IHSG ditutup melemah mengalami koreksi dan bergerak melemah seiring pelemahan bursa saham global. Kekhawatiran datang dari AS setelah mengatakan akan lebih agresif menentukan kebijakan ekonomi sehingga menekan pasar saham.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 34,496.51 (-0.42%), NASDAQ ditutup 13,888.82 (-2.22%), S&P 500 ditutup 4,481.15 (-0.97%). Indeks utama Wall Street melemah pada akhir perdagangan Rabu, dipicu penurunan tajam pada saham teknologi dan pertumbuhan setelah risalah pertemuan The Fed mempertajam fokus investor pada rencana bank sentral AS untuk memerangi inflasi. Risalah pertemuan Fed 15-16 Maret menunjukkan para pembuat kebijakan fokus pada seputar rencana untuk memangkas neraca bank sentral besar-besaran secepatnya bulan depan. Prospek Fed yang lebih hawkish menyebabkan awal tahun yang sulit untuk ekuitas, dan khususnya saham teknologi dan pertumbuhan yang valuasinya lebih rentan terhadap imbal hasil obligasi yang lebih tinggi.

IHSG diprediksi Melemah

Resistance 2 : 7,170

Resistance 1 : 7,137

Support 1 : 7,080

Support 2 : 7,056

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal candlestick membentuk lower high dan lower low dengan volume cukup tinggi diperkirakan ISHG akan melemah. Pergerakan diperkirakan dipengaruhi aksi profit taking setelah sepekan terakhir menguat. Di sisi lain masih ada kekhawatiran dari sentimen global.

News Compilation

JPFA 1,635 (-2.67%) AKAN BAGIKAN DIVIDEN Rp 60 PER SAHAM

SILO 8,600 (-0.86%) AKAN STOCK SPLIT 1:8 BESOK

PWON 478 (-2.84%) KANTONGI LABA BERSIH Rp 1.38 Tn DI 2021

WMUU 167 (+2.45%) PENJUALAN TUMBUH TRIPLE DIGIT DI 2021

MCOL 4,580 (+0.21%) DIREKSI LEPAS SEPAGIAN SAHAM DI HARGA Rp 3,640

(ang/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT