ADVERTISEMENT

Market Research

Investor Wait and See, IHSG Bisa Menguat Terbatas

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 20 Jul 2022 08:35 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Artha Sekuritas

Kemarin IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 6,736.09 (+1.15%). IHSG ditutup menguat didorong oleh penguatan harga komoditas yang terutama mendorong saham pada sektor tambang. Selain itu ada indikasi bahwa The Fed bulan ini tidak akan menaikkan suku bunga secara signifikan.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 31,827,05 (+2.43%), NASDAQ ditutup 11,713.15 (+3.11%), S&P 500 ditutup 3,936.69 (+2.76%). Wall Street ditutup menguat pada hari selasa di tengah rilis kinerja keuangan emiten kuartal kedua yang positif yang meredakan kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi dan pengetatan Federal Reserve yang berpotensi menurunkan laba perusahaan. Dolar AS menandai penurunan hari ketiga berturut-turut karena pasar mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve 100 poin persentase penuh bulan ini. Inflasi yang melonjak pada awalnya menyebabkan pasar memperkirakan kenaikan suku bunga 1% pada pertemuan Fed akhir bulan ini, sampai beberapa pembuat kebijakan mengisyaratkan kenaikan 75 basis poin.

IHSG diprediksi Menguat
Resistance 2 : 6,814
Resistance 1 : 6,775
Support 1 : 6,661
Support 2 : 6,586

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick membentuk doji dengan lower high dan lower low dengan volume tinggi dan indikator stochastic membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan. Pergerakan akan cenderung terbatas dikarenakan investor akan cenderung wait and see menanti kebijakan suku bunga BI.

Mirae Assets Sekuritas

HSG ditutup lebih tinggi 1.15% pada hari Selasa, dipimpin oleh kenaikan di sektor bahan dasar dan energi karena harga komoditas pulih di tengah melemahnya USD. Penguatan di sektor energi dipimpin oleh kenaikan pada perusahaan yang terkait dengan batu bara, yaitu ADRO (+5.7%), ITMG (+2.2%), PTBA (+2.3%) dan UNTR (+0.9%). Dalam pemilihan saham bulanan, kami terus menyukai perusahaan yang terkait dengan batubara, yaitu ADRO, ITMG, PTBA, dan UNTR, dengan laba bersih 2Q22 sebagai katalis jangka pendek untuk kenaikan harga saham mereka. Investor mencermati keputusan suku bunga kebijakan Bank Indonesia pada Kamis, 21 Juli (ekonom Mirae Asset dan konsensus memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga kebijakannya di 3.50%). INCO membukukan produksi nikel 1H22 yang lebih rendah sebesar 26,394 tonne (vs 30,246 tonne pada 1H21).

Indeks ekuitas AS ditutup menguat kuat pada hari Selasa, membukukan kinerja harian terbaik mereka dalam hampir sebulan dalam reli berbasis luas. Dolar AS yang lebih lemah membantu meningkatkan selera risiko. Sebuah survei industri menunjukkan global fund manager telah memangkas eksposur mereka terhadap aset berisiko ke level terendah sejak Oktober 2008. Mata uang USD turun 0.6%, terutama karena Euro yang lebih kuat, yang mendapat dorongan dari spekulasi bahwa ECB sedang mempertimbangkan kenaikan suku bunga 0.50% yang lebih besar Kamis ini. Treasuries AS menurun, dengan imbal hasil Treasury AS 10-tahun meningkat 5 bps menjadi 3.02%. Kurva imbal hasil AS secara keseluruhan tetap terbalik.

Harga komoditas naik tipis karena pembelian oportunistik muncul setelah aksi jual baru-baru ini. Reli di pasar ekuitas juga membantu mendorong suasana risk-on di pasar komoditas. USD yang lebih lemah mendukung kenaikan komoditas.

Teknikal

- IHSG Daily, 6,736.09 (+1.15%), limited upside, test resistance at 6,767, trading range 6,700 - 6,767. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized mulai bergerak naik. Pada periode weekly indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized konsolidasi sekitar oversold area. Daily support di 6,700 dan daily resistance di 6,767. Cut loss level di 6,620.

- BRMS Daily, 2,220 (+2.80%), trading buy, trading range 212 - 226. Indikator MFI optimized koreksi terbatas, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized mulai bergerak naik. Daily support di 212 dan daily resistance di 226. Cut loss level di 196.

- PTBA Daily, 3,980 (+2.31%), sell on strength, trading range 3,890 - 4,030. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung turun namun sementara terbatas. Daily support di 3,890 dan daily resistance di 4,030. Cut loss level di 3,770.

- AGII Daily, 2,180 (+2.35%), sell on strength, trading range 2,110 - 2,230. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized cenderung naik lebih lanjut. Perkiraan daily support di 2,110 dan daily resistance terdekat di 2,230. Cut loss level di 2,040.

Daily Write Up

- Kami cukup optimis terhadap pertumbuhan sektor restoran yang diperkirakan tumbuh sebesar 8.4% CAGR dari tahun 2022-2027 didukung oleh pemulihan mobilitas yang diperkirakan akan menjadi katalis utama di tengah kenaikan harga pangan global dan domestik.

- Dalam hal ini, Kami mengapresiasi kesiapan PZZA untuk menyesuaikan diri dengan pergeseran perilaku konsumen di tengah pandemi ke arah pesan antar makanan online dan kemampuannya untuk menjaga GPM tetap stabil di tengah kenaikan harga pangan global.

- Terkait kinerja keuangan 1Q22, PZZA membukukan pendapatan sebesar IDR852.8bn (+19.5% YoY), dengan GPM mampu dipertahankan pada level yang stabil, bahkan meningkat dibandingkan tahun lalu sebesar 68.1% (vs 67.8% di 1Q21).

- Khususnya untuk 2Q22, kami berharap momentum hari raya umat Muslim akan memberikan dorongan jangka pendek untuk pendapatan PZZA, bersamaan juga dengan lalu lintas yang telah meningkat sejak gelombang Omicron.

- Selain itu, PZZA menargetkan penambahan total 73 gerai baru pada tahun 2022 dengan total CAPEX sebesar ~IDR300bn (+31 gerai per Juni), yang menurut kami mengindikasikan penjualan yang akan meningkat kedepannya.

- Saat ini PZZA diperdagangkan pada Trailing P/B 1.37x, di bawah rata-rata 5 tahun serta valuasi daripada perusahaan terkait.



Simak Video "Kisah Guru Paud Kasih Bunda Dalam Mengajar Anak-anak Anambas (BRI)"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT