Meramal Laju IHSG di Hari Pertama Perdagangan 2023

ADVERTISEMENT

Meramal Laju IHSG di Hari Pertama Perdagangan 2023

tim detikcom - detikFinance
Senin, 02 Jan 2023 08:29 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pada akhir perdagangan di tahun 2022 (30/12), IHSG ditutup melemah sebesar -0,14% atau -9,46 poin di level 6.850,62.

Ajaib Sekuritas

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Chisty Maryani mengatakan, IHSG diprediksi bergerak mixed dalam range 6.822 - 6.891 pada perdagangan perdana di tahun 2023 ini.

Ada sejumlah sentimen yang bakal mewarnai laju perdagangan saham hari ini.

Dari dalam negeri, Direktorat Penerimaan Negara Bukan Pajak Sumber Daya Alam dan Kekayaan Negara Dipisahkan menyebut realisasi dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada periode hingga Desember 2022 tercatat mencapai Rp4 0,59 triliun, jumlah tersebut melebihi target sebesar Rp 36,4 triliun.

Sementara itu, Bank Indonesia memprediksi inflasi sepanjang tahun 2022 diperkirakan berada pada level di bawah 6% YoY.

Dari mancanegara, Goldman Sachs memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global berpotensi melambat di tahun 2023 dengan tingkat pertumbuhan ekonomi global hanya sebesar 1,8% YoY lebih rendah dari proyeksi pertumbuhan ekonomi global di tahun 2022 sebesar 2,9% YoY.

Sementara itu, China melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 120 triliun yuan sepanjang tahun 2022, pencapaian tersebut mempertahankan posisi China sebagai negara dengan PDB terbesar peringkat 2 di dunia.

NH Korindo

Analisa lainnya datang dari NH Korindo Sekuritas Indonesia yang meramal masih ada harapan untuk datangnya January Effect asal IHSG mampu bertahan di atas Support MA10 & MA20 pada range 6830-6820.

MA10 & MA20 yang sudah goldencross ini diharapkan mampu jadi platform Uptrend jangka pendek menuju target yang belum terlunasi di sekitar area 6950-6960, up to angka bulat 7000 selaku Resistance psikologis.

Sederet data ekonomi juga akan jadi katalis, dimulai dengan tingkat Inflasi Inti Indonesia yang diprediksi naik 3.39% (vs previous 3.3%).

NHKSI RESEARCH menyarankan posisi Hold secara keseluruhan, dan mengingatkan Average Up untuk baiknya dilakukan selepas High kemarin 6888.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT