Waspada! IHSG Diprediksi Masih Berat Keluar dari Zona Merah

ADVERTISEMENT

Waspada! IHSG Diprediksi Masih Berat Keluar dari Zona Merah

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 11 Jan 2023 08:21 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal melanjutkan pelemahan. Kemarin IHSG ditutup turun 0,98% ke posisi 6.622.

Melansir riset NH Korindo Sekuritas Indonesia (NHKSI), Wall Street indeks Dow ditutup naik 0,56% atau 186 points. Kenaikan didukung oleh sektor komunikasi, diikuti oleh Nasdaq +1% dan S&P500 +0.69% seiring para pelaku pasar menyambut data Inflasi AS yang sedianya keluar Kamis besok mulai menunjukkan penurunan sehingga The Fed bisa mulai lebih bersikap dovish.

Jika benar angka inflasi mampu terkontraksi sesuai forecast di atas dan seperti telah tergambar pada data ketenagakerjaan AS yang mulai menjinak, maka kenaikan Fed Fund Rate yang hanya sebesar 25bps akan menjadi pertimbangan untuk dilaksanakan pada FOMC Meeting bulan depan.

IHSG terpangkas hampir 1% dipicu oleh pelemahan sektor Finance 3,18%, turun 65,8 pts ke level 6.622,5 mengikuti kebanyakan indeks bursa Asia lainnya yang turut berjatuhan di hari Selasa kemarin. Foreign net sell terdata Rp 515,4 miliar, menjadikan total jual bersih asing YTD masih betah di angka IDR 2.34triliun (all market).

Adapun posisi penutupan IHSG yang masih relatif terjaga di sekitar area Support 6.640-6.600 (dan RSI masih konsisten positive divergence) tidak serta merta menginspirasi bottom fishing, malah tampaknya pelaku pasar lebih memilih sikap berhati-hati mengantisipasi rilis data Inflasi AS. NHKSI RESEARCH menyarankan untuk lebih waspada & fokus ke area Support 6.600-6.570 daripada berharap IHSG segera menembus Resistance 6.700-6.730 untuk dapat menuju: 6.780-6.790 / 6.850 / 6.900.

(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT