IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak di 6.741-6.842, Saham Apa yang Cuan?

ADVERTISEMENT

IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak di 6.741-6.842, Saham Apa yang Cuan?

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 20 Jan 2023 08:16 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak di 6.741-6.842, Saham Apa yang Cuan?/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan bergerak pada rentang 6.741-6.842. Pada perdagangan kemarin (19/1), IHSG ditutup menguat sebesar +0,80% atau +54,12 poin di level 6.819,91.

Mengutip riset Ajaib Sekuritas, Jumat (20/1/2023), hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yakni suku bunga acuan (BI7DRRR) kembali naik sebesar 25 bps menjadi 5,75%. BI juga memproyeksikan skenario optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 dapat tumbuh di kisaran 4,5-5,3%, didorong oleh kuatnya kinerja ekspor dalam negeri, membaiknya konsumsi rumah tangga, serta meningkatnya investasi.

Sementara itu, pertumbuhan kredit Indonesia dilaporkan 11,35% YoY, lebih baik dari periode sebelumnya di November 2022 yang tercatat 11,16% YoY.

Dari mancanegara, Industrial Production Amerika Serikat (AS) tercatat 1,6% YoY pada Desember 2022, lebih rendah dari capaian pada bulan sebelumnya yang tercatat tumbuh 2,2% YoY. Hal tersebut mencerminkan pelemahan sisi permintaan dan mulai redanya tekanan inflasi.

Sementara itu, Neraca perdagangan Jepang pada Desember 2022 tercatat defisit sebesar JPY1,45 triliun, membaik bila dibandingkan dengan periode sebelumnya dimana defisit lebih dalam yakni JPY2,03 triliun. Kinerja ekspor Jepang tumbuh 11,5% YoY pada Desember 2022, dan kinerja impor tercatat 20,6% _YoY_ pada Desember 2022.

Rekomendasi Saham Hari Ini:

JPFA
Buy :1.295
TP : 1.335
Stop loss: <1.270
Bullish harami candle, stochastic goldencross pada area oversold dan MACD liner bergerak di atas centerline indikasi momentum positif.

Kinerja JPFA hingga September 2022 mencatat penjualan yang tumbuh 12,16% yoy menjadi Rp36,79 triliun. Penurunan harga pakan ternak seperti kedelai dan jagung yang lebih rendah berpotensi mendorong margin emiten poultry, sementara itu permintaan juga berpotensi menguat seiring dengan pemulihan ekonomi dan daya beli masyarakat yang solid.

MTEL
Buy :695
TP : 715
Stop loss: <685

Bergerak sideways dalam fase short term, ditutup di atas MA 5 dengan konfirmasi penguatan volume dibanding hari sebelumnya, stochastic bergerak up dan MACD bar histogram bearish terbatas.

Kinerja MTEL pada Kuartal III-2022 mencatat pendapatan yang tumbuh 11,5% YoY mencapai Rp5,6 triliun, sejalan dengan margin ebitda dan portfolio penyewaan menara meningkat 86%. MTEL telah mengakuisisi 6.088 menara, di mana 6.000 menara milik Telkomsel, 39 menara dari Citra Gaia, dan 38 menara dari MSN dan lainnya. MTEL juga mengakuisisi fiber optic sepanjang 6.012 km. Dampak akuisisi ini akan tercermin pada kinerja MTEL di kuartal IV 2022 dan seterusnya yang berpotensi tumbuh.

MYOR
Buy :2.360
TP :2.430
Stop loss : 2.300
Long white marubozu candle, volume stabil memberi sinyal bullish continuation. Stochastic di area overbought dan MACD bearish terbatas.

Kinerja MYOR per September 2022 mencatat laba bersih tumbuh 10,9% YoY dari pendapatan yang tumbuh 11,76% YoY. MYOR berpotensi mencatat pertumbuhan kinerja pada kuartal-IV 2022 mendatang terdorong dari mobilitas sosial yang padat, bahan baku yang turun, daya beli masyarakat yang tumbuh, dan peningkatan aktivitas wisata mendorong permintaan produk MYOR.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT