BRI Masuk 50 Perusahaan Hebat Asia versi Forbes

BRI Masuk 50 Perusahaan Hebat Asia versi Forbes

- detikFinance
Jumat, 05 Sep 2008 08:01 WIB
BRI Masuk 50 Perusahaan Hebat Asia versi Forbes
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar 'Asian Fabulous 50' atau 'Daftar 50 Perusahaan Hebat Asia' versi majalah Forbes.

BRI tercatat memiliki nilai pasar US$ 8,1 miliar dan penjualan US$ 2,7 miliar.

'Asian Fabulous 50' merupakan daftar perusahaan-perusahaan publik terbesar Asia, di luar peringkat 500 dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk masuk daftar ini tidaklah mudah karena daftar ini dibuat oleh Forbes berdasarkan laba jangka panjang, pertumbuhan penjualan dan pendapatan, kenaikan harga saham, proyeksi pendapatan.

Perusahaan-perusahaan yang masuk daftar ini juga harus memiliki kapitalisasi pasar paling tidak US$ 5 miliar.

China menguasai daftar ini, dengan menempatkan 13 wakilnya. Separuh dari wakil China di daftar ini umumnya menguasai pangsa pasar domestik seperti China Mobile, China Construction Bank dan China Vanke.

Sementara India menempatkan 10 wakilnya. Malaysia juga menempatkan satu-satunya wakil yakni IOI Corporation Berhard.

Perusahaan-perusahaan yang masuk daftar ini melalui tehun yang tidak mudah. Harga saham 'Asian Fabulous 50' turun rata-rata 30% sejak Januari. Namun perusahaan-perusahaan yang masuk daftar ini mampu menunjukkan bahwa mereka sudah mampu melewati masa-masa susah dan menyenangkan.

Tahun lalu, kapitalisasi pasar 'Asian Fabulous 50' turun hingga 0,8%. Separuh dari daftar ini mampu menunjukkan konsistensi performanya dibanding tahun sebelumnya.

Sebanyak 23 perusahaan baru masuk 'Asian Fabulous 50' ini, dan kebanyakan berasal dari China. Berikut peringkat 'Asian Fabulous 50' seperti dikutip detikFinance dari Forbes, Jumat (5/9/2008).

1. Acer
2. Angang Steel
3. Asustek Computer
4. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
5. Bharat Heavy Electricals
6. Bharti Airtel
7. BHP Billiton
8. Brambles
9. Cheung Kong Holdings
10. China Construction Bank
11. China Mobile
12. China Shenhua Energy
13. China Vanke
14. Chiyoda Corp
15. Citic Securities
16. CSL
17. Delta Electronics
18. Doosan Corp
19. Esprit Holdings
20. Gome Electrical Appliances
21. Gree Electric Appliances
22. HDFC Bank
23. Hon Hai Precision Industry
24. HTC Corp
25. Infosys Technologies
26. IOI Corp
27. ITC Ltd
28. Jardine Matheson Holdings
29. Kasikornbank
30. Larsen & Toubro
31. Group
32. LG Corp
33. Li & Fung
34. Mahindra & Mahindra
35. Nintendo
36. Noble Group
37. Origin Energy
38. PLDT-Philippine Long Distance Telephone
39. Reliance Industries-RIL
40. Rio Tinto
41. Sims Group
42. Sinopec-China Petroleum & Chemical
43. Suning Appliance
44. Tata Steel
45. Tingyi Holding
46. Wipro
47. Wistron
48. Woolworths Ltd
49. Yahoo Japan
50. ZTE (qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads