Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Askes, I Gede Subawa dalam konferensi pers di Gedung Askes, Jalan Suprapto, Jakarta, Jumat (5/9/2008).
"Kami akan meluncurkan anak perusahaan baru yang khusus menangani asuransi komersil, berbeda dengan Askes. Nama perusahaannya adalah PT Indonesia Health Insurance," katanya.
Menurutnya, alasan dibentuknya anak perusahaan tersebut karena melihat potensi Askes untuk berkembang lebih jauh.
Selama ini Askes sudah 16 tahun menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sehingga menjadi perusahaan non profit. "Potensi ini menjadi sia-sia jika Askes tetap tidak bisa mengambil laba," katanya.
Anak perusahaannya tersebut akan bergerak secara terpisah dari Askes karena memiliki komisaris dan direksi yang berlainan.
Pihaknya akan mulai mengajukan rencana pembentukan anak perusahaannya tersebut ke Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam-LK) pada 19 September mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana tersebut sebelumnya sudah mendapat persetejuan dari Menneg BUMN Sofyan Djalil.
Jika persetujuan Bapepam sudah keluar tinggal dilakukan peluncuran secara resmi. "Perusahaannya sudah jadi, empat calon direksi dan komisaris sudah ditetapkan setelah lolos fit and proper test," ujarnya.
Ia menambahkan, modal awal untuk BUMN baru tersebut mencapai Rp 300 miliar. Sedangkan target pendapatan untuk tahun 2009 anak perusahaan Askes tersebut diharapkan bisa meraup Rp 800 miliar. "Untuk laba bersihnya sekitar 5% dari premi," imbuhnya.
(ang/ddn)











































