Seperti dikutip AFP, Senin (15/9/2008) 10 bank itu adalah Bank of America, Barclays, Citibank, Credit Suisse, Deutsche Bank, Goldman Sachs, JPMorgan Chase, Merrill Lynch, Morgan Stanley, dan UBS.
Dalam pernyataan bersama 10 bank itu menyatakan upaya ini dilakukan untuk membantu meningkatkan likuiditas, mencegah volatilitas dan tantangan lain yang bisa mempengaruhi ekuitas dan pasar utang global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tindakan ini mencerminkan situasi pasar yang di luar kebiasaan," demikian bunyi pernyataan bersama itu.
Mereka siap bekerja sama dengan Depkeu AS, bank sentral, Securities and Exchange Commission (Bapepam AS), dan regulator pasar modal dunia untuk memastikan terciptanya cukup likuiditas dan memberikan jaminan terhadap sistem pasar modal dan bank.
Langkah yang tidak biasa ini menyusul setelah bank sentral AS mengumumkan langkah baru untuk menyediakan kredit bagi perusahaan keuangan yang tengah mengalami kesulitan, antara lain dengan memperluas jaminan kredit. (ddn/qom)











































