BI Cemas Perang Bunga Antar Bank

BI Cemas Perang Bunga Antar Bank

- detikFinance
Selasa, 16 Sep 2008 08:15 WIB
BI Cemas Perang Bunga Antar Bank
Jakarta - Bank Indonesia khawatir perang suku bunga simpanan yang dilakukan oleh perbankan saat ini akan berkepanjangan dan akan menggerus laba serta margin bunga bersih perbankan.

Hal ini dikatakan oleh Deputi Gubernur BI Muliaman D. Hadad usai acara buka puasa bersama di LPPI, Jalan Kemang Raya, Jakarta, Senin malam (15/9/2008).

"Saya kira kalau ada keperluan biasakan mencari dana karena ada keperluan. Apalagi kalau keperluannya penting, ekspansikan suatu hal yang biasa, mudah-mudahan ini tidak berkepanjangan. Itu yang kita khawatirkan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muliaman mengatakan dirinya menyambut baik rencana pemerintah untuk membantu likuiditas perbankan yang ketat saat ini dengan menggunakan saldo rekeningnya yang menganggur. "Menurut saya baik, sekarang memang ada tekanan likuiditas di industri perbankan. Kan wajar-wajar saja, tidak ada masalah. Untuk kurangi tekanan likuiditas kan bagus," cetusnya.

Dikatakannya dengan kondisi likuiditas perbankan yang ketat yang memaksa bank untuk menawarkan bunga tinggi untuk menarik dana masyarakat sehingga cost of fund (biaya dana) menjadi mahal, ada kemungkinan laba bank akan sedikit tergerus.

"Tapi ekspansi kredit kan masih terus berjalan, cuma harganya yang lebih mahal sedikit. Artinya kalau dilihat dari labanya kemungkinan masih ada, tapikan kita harus bicara fakta, pakai angka yang riil," tuturnya. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads