Lelang SUN yang tidak jadi dieksekusi pemerintah itu adalah Surat Utang Negara Seri SPN20090731 (reopening), FR0026 (reopening) dan FR0048 (reopening).
"Dengan mempertimbangkan penawaran yang disampaikan oleh para peserta lelang dan beban biaya yang akan ditanggung oleh anggaran negara, maka Pemerintah memutuskan untuk tidak menerima semua penawaran yang disampaikan oleh peserta lelang pada pelaksanaan lelang hari ini," bunyi pengumuman Ditjen Pengelolaan Utang Depkeu, Selasa (16/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk FR0026 (reopening) jumlah penawaran yang masuk Rp 170 miliar dengan yield terendah yang masuk 13,375% dan tertinggi 14,5%.
Sedangkan FR0048 (reopening) jumlah penawaran yang masuk Rp 2,340 triliun dengan yield terendah yang masuk 13,25% dan tertinggi 14,25%.
Pemerintah menyadari bahwa dalam kondisi pasar yang kurang stabil dan ketatnya likuiditas maka pelaku pasar menghendaki premi risiko yang lebih tinggi.
Namun, dari sisi kebijakan fiskal, yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) yang disampaikan peserta lelang melebihi batas beban biaya yang layak ditanggung Pemerintah.
Sebelumnya, pada 9 September 2008 pemerintah juga gagal melakukan lelang Obligasi Negara seri ZC0006, Seri FR0027 (reopening) dan Seri FR0050 (reopening). Tingginya tingkat premi risiko yang diminta menjadi alasan batalnya lelang tersebut. (ir/qom)










































