Rabobank Bertahan dengan Bunga Kredit Lama

Rabobank Bertahan dengan Bunga Kredit Lama

- detikFinance
Kamis, 18 Sep 2008 09:05 WIB
Rabobank Bertahan dengan Bunga Kredit Lama
Jakarta - PT Rabobank International Indonesia atau Rabobank masih mempertimbangkan kenaikan suku bunga kredit. Hingga kini suku bunga kredit Rabobank berkisar 11% sampai 12%. Sedangkan untuk sukubunga kredit segmen usaha kecil dan menengah (UKM)  masih mencapai 13% sampai 14%.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Retail and SME sekaligus Wakil Direktur Utama Rabobank Danny Hartono, Rabu malam, di acara temu wartawan, Jakarta (17/9/2008).

"Persaingan suku bunga kredit akan semakin ketat, apalagi bisa berlangsung hingga akhir tahun ini," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakannya perseroan hingga kini belum memutuskan untuk menaikkan suku bunga kredit pinjaman dengan alasan pertumbuhan kredit masih sangat bergairah terlebih lagi persaingan kredit antara bank semakin tinggi.

"Kredit kami targetkan  tinggi pertumbuhan sudah  33%-35% hingga Juni separuhnya sudah terealisasi," jelasnya.

Ia menambahkan sekarang ini pasar masih sangat  menarik dengan pertumbuhan ekonomi masih di atas 6% yang ditopang oleh  ekspor yang terus naik karena didorong oleh produk komoditas.

"Kita akan fokus food dan  agro, bahkan ke depannya kita fokus di UMKM termasuk retail," jelasnya. Perseroan juga berencana akan meningkatkan pembiayaan di sektor kredit kepemilikan rumah (KPR).

Bank terbesar asal Belanda ini, saat ini sedang menyiapkan merger secara operasional dari tiga bank di Indonesia termasuk Rabobank, Hagakita dan Haga Bank. Pada saat penggabungan beberapa waktu lalu  total aset Rabobank memiliki aset  sebesar Rp 10 triliun lebih.

"Untuk  founding sebesar Rp 6,4 triliun dan Rp 8,8 triliun untuk lending-nya, angka ini merupakan  pada posisi tanggal 24 Juli 2008 setelah merger," imbuhnya.

Menurut Danny, posisi Rabobank secara internasional berdasarkan standing menempati  posisi 25  terbesar didunia sedangkan dari sisi modalnya menempati  14 terbesar di dunia dan keamanan bank menempati posisi 4 di dunia. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads